Entri Populer

Rabu, 23 November 2011

Adaptations of Living Things to The Environment






Classify   : animals based on the methods of breathing
Compare : the adaptations of two kind of plants
Evaluate : how the parts of the plants help them get as much sunlight as possible 

  1. Classify the animals below according to how they are adapted for breathing in water!



2. The chart below shows how some aquatic animals can be classified!


 
(a). Name the methods of breathing in the chart.
A: ____________________         B: _______________________          

C: ______________________

      (b). Classify the animals below according to the method of breathing 
             in A, B, and C as mentioned in question 2 (a).
          Mudskipper                                  Dolphin                  Water Scorpion

__________________    __________________   ___________________

(c). Explain why the aquatic animals that breathe by method A stays close to the water surface!
      ____________________________________________________________________

(d). The breathing organ of the animal that breathes through Method B can only take in oxygen that is in water. If this is so, explain how this animal can stay on land for short periods of time!
      ___________________________________________________________________
      ___________________________________________________________________
      ___________________________________________________________________
      ___________________________________________________________________
3. Aquatic plants are adapted to life in water and cannot survive on land. Study the pictures of the two plants

                                          Water hyacinth                                      Sunflower


















Sabtu, 19 November 2011

Apa Kabar Indonesia Pagi - TvOne, 1 Oktober 2011














Satu perjuangan dalam mengkampanyekan ke pelosok negeri bahwa pelajaran Sains itu asyik dan menyenangkan sedikit demi sedikit mulai terlaksana. Mungkin tidak banyak yang tahu cikal bakal berdirinya atau lebih tepatnya berjalannya Sains Club yang saya buat. Well let me start to tell you, dimulai dari pengalaman masa kecil, dimana saudara laki-laki saya membuat sebuah alat intercom sederhana yang berasal dari radio, kawat bekas lampu neon, dan juga lempengan tembaga bekas. Hasil karyanya membantu saya dan juga teman-teman sekampung dalam berkomunikasi dari satu rumah ke rumah lainnya tanpa harus mengunjunginya. Well, percobaan yang mungkin bagi sebagian orang sangat sederhana tapi bagi saya kaya akan manfaat dan ilmu pengetahuan. Kakak saya mungkin hanya sekedar iseng untuk menyalurkan hobinya, tapi tanpa ia sadari, justeru pengalaman itu terpatri selamanya di dalam benak saya, hingga saya selalu ingin membuat hal-hal baru dalam hidup saya. Selama duduk di bangku SD, saya paling tidak suka dengan pelajaran Sains, alasannya sangat sederhana mungkin, saya malas mencatat. Yup, jaman saya duduk di bangku SD belum ada metode pembelajaran yang interaktif, belum ada media teknologi yang membantu tenaga pendidik dalam menyiapkan atau menyampaikan materi ajar, sehingga jalan satu-satunya adalah MENCATAT!!! Ada satu kejadian buruk yang sampai saat ini saya kenang, ketika salah satu guruku memberi tugas project membuat rangkaian listrik seri dan pararel. Saya masih ingat, ada sekitar 11 atau mungkin lebih siswa termasuk saya yang dihukum berlutut karena tidak membuat percobaan tersebut. Berbagai alasan muncul saat itu, alasan terbanyak yaitu bukan karena kami malas atau lupa membuatnya tapi dikarenakan kami tidak mampu membeli alat-alat tersebut. Tanpa disadari, pengalaman ini membantu saya dalam mendidik dan mengajar, serta memberi satu pelajaran penting yaitu berikan semangat cinta kasih dalam mengajar dan jangan pernah ada lagi siswa yang dihukum karena tidak mampu membeli alat percobaan dan saya selalu mengusahakan untuk mencari dan menyediakan alat-alat percobaan yang akan saya buat dan demonstrasikan di depan siswa-siswi saya. Saya mulai menyukai Sains ketika duduk di bangku kuliah PGSD Sanata Dharma, Yogyakarta. Salah satu dosen Pendidikan Fisika Bapak Sinardi, menceritakan pengalamannya ketika mengajar di Amerika Serikat, sebuah kisah sederhana tapi berhasil menanamkan rasa ketertarikanku pada Sains. Selama kuliah, beliau selalu menerangkan yang diikuti dengan sedikit demonstrasi alat-alat percobaan yang beliau buat sendiri.

Kamis, 25 Agustus 2011

Junior Science Fair



JUNIOR SCIENCE COMPETITION
10 - 11 September 2011
Area Junior Science Fair
Assembly Hall Jakarta Convention Center




MATH COMPETITION
Kategori : SD Kelas 4-6
10 September 2011, pukul 10.00 - 17.00
Biaya pendaftaran Rp 50.000/orang
(T-Shirt, Snack, Sertifikat & Tiket masuk area Junior Science Fair)

ROBOTIC COMPETITION
Kategori : SD Kelas 4-6
10 September 2011, pukul 10.00 - 17.00
Biaya pendaftaran Rp 225.000/orang
(T-Shirt, Snack, Sertifikat & Tiket masuk area Junior Science Fair)

COMPUTER COMPETITION
Kategori : TK A-B (Puzzle), SD Kelas 1-2 (Memory Games),
SD Kelas 3-4 (My First Dictionary), SD Kelas 5-6 (Typing Games)
11 September 2011, pukul 10.00 - 14.00
Biaya pendaftaran Rp 75.000/orang
(T-Shirt, Snack, Sertifikat & Tiket masuk area Junior Science Fair)


Computer Competition for First and Second Grade :
Click Here :

Computer Competition For Third and Fourth Grade :
Click Here :

Computer Competition Fort Fifth and Six Grade :
Click Here

Good Luck Kids !!!



Salam Science!!!
" Kami Lihat, Kami Amati, Kami Tahu !!! "

Mr Christian Adi Wibowo Pale

Rabu, 01 Desember 2010

Cara Membuat Pizza

Rahasia Membuat Pizza



Bahan Resep Pizza :
1 1/3 cup air hangat
1/4 cup susu Non-fat
1/2 tsp garamt
4 cups tepung terigu
1 tbs gula
1 pk. ragi kering
2 tbs minyak sayur untuk roti pizza
9 oz vegetable oil
butter PAM secukupnya

Bahan Saus Pizza :
1 (8 Ounce) saus tomat
1 teaspoon oregano kering
1/2 teaspoon Marjoram
1/2 teaspoon kemangi kering
1/2 teaspoon garam bawang

 




Cara Membuat Roti Pizza :
  1. Taruh ragi, gula, garam dan susu kering di mangkuk besar
  2. Tambahkan air dan aduk hingga rata
  3. Diamkan selama 2 menit
  4. Tambahkan minyak dan aduk
  5. Tambahkan tepung dan aduk sampai adonan terbentuk dan semua tepung tercampur
  6. Taruh adonan di tempat yang rata, dan adoni selama 10 menit
  7. Bagi menjadi 3 bagian
  8. Basahi wajan pizza dengan minyak dan ratakan
  9. Roll adonan pizza dengan rolling pin
  10. Letakkan adomain dalam wajan pizza
  11. Semprotkan PAM di bagian luar pinggiran adonan
  12. Tutup dengan piring
  13. Letakkan di tempat yang hangat dan biarkan sampai 1,5 jam sampai adonan mengembang
Cara Membuat Saus Pizza:
  1. Campur semua bahan dan diamkan selama 1 jam




Cara Membuat Pizza:
  1. Panaskan oven
  2. Ambil 1/3 cup saus pizza dan sebarkan di atas adonan, jangan sampai menyentuh pinggiran
  3. Tebarkan sebagian mozzarella cheese di atas saus
  4. Letangkan topping pilihan anda seperti pepperoni atau ikan asin
  5. Tebarkan lagi mozzarella cheese
  6. Panggang sampai keju membentuk bola-bola dan adomain berubah jadi kecoklatan

Sejarah Pizza

Pizza memiliki sejarah yang panjang, rumit dan tak menentu yang sering menginspirasikan banyak debat. Asal kata "pizza" belum jelas, tapi pertama kali muncul tahun 997 dalam Bahasa Latin Pertengahan, dan di Napoli pada abad ke-16 sebuah galette disebut sebagai pizza[rujukan?].
Pada waktu itu, pizza adalah alat tukang roti, sebuah adonan yang digunakan untuk menentukan temperatur oven[rujukan?]. Makanan para warga miskin, pizza dijual di jalanan dan belum dianggap sebagai resep dapur terkenal[rujukan?]. Sebelum abad ke-17, pizza ditutupi saus putih[rujukan?]. Kemudian diganti oleh minyak, keju, tomat atau ikan - tahun 1843, Alexandre Dumas, père menjelaskan keragaman pelengkap pizza. Bulan Juni 1889, untuk menghormati Ratu Italia, Margherita dari Savoy, koki Neapolitan Raffaele Esposito menciptakan "Pizza Margherita", sebuah pizza yang dipenuhi tomat, keju mozzarella dan basil, untuk menggambarkan warna bendera Italia. Dialah yang pertama kali menambahkan keju.[1] Urutan pasti dimana banyak roti tipis di Mediterania kuno dan abad pertengahan menjadi suatu makanan yang terkenal di abad ke-20 belum diketahui sampai sekarang.




http://www.paparonspizza.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_pizza


Christian Adi Wibowo Pale
Guru Sains SD

Senin, 29 November 2010

Menguji Cara Kerja Telinga

Menguji  Cara Kerja Telinga



Bahan-bahan :
1.      Plastik wrap
2.      Beras
3.      Panci
4.      Toples plastik
5.      Pemukul

Cara Kerja :
1.      Tutup toples plastik dengan plastik wrap.
2.      Taburkan beras di atas plastik wrap.
3.      Arahkan belakang panci di atas plastik wrap, kemudian pukulah panci tersebut dengan pemukul! Lihat apa yang terjadi!





Kesimpulan :

Hasil dari percobaan di atas adalah suara dari panci akan menghasilkan getaran sehingga mengakibatkan beras di atas plastik wrap bergetar. 

Cara kerja indra pendengaran :
 
Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler, yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial, terjadilah rangsangan (impuls). Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran.




Christian Adi Wibowo Pale
Guru Sains - SD Bandung
facebook : mart_dejavu@yahoo.com

Jumat, 26 November 2010

Mesin Uap dari Cangkang Telur Ayam

Mesin Uap dari Telor 
Sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM 




 
 
Bahan-bahan yang dibutuhkan :
1. Telor Ayam ( Mentah )
2. Suntikan
3. Kawat Bekas
4. Sterefoam Bekas
5. Lilin
6. Korek Api
7. Air
8. Kawat
9. Baskom

                           diliput oleh Orbit Magazine - Edisi November 2007


                                                    

Cara Kerja :
1. Lubangi ujung telur dengan menggunakan paku payung, usahakan   hanya sebesar lubang jarum
2. Setelah coba perlahan-lahan masukkan suntikan ke dalam telur, lalu hisap seluruh isi  telor sampai telur benar-benar kosong.
3. Setelah telur benar-benar kosong, isi telur dengan menggunakan suntikan tadi dengan air ( usahakan volume air dalam  telur yang kosong tadi tidak terlalu banyak kira-kira hanya 1/4 nya saja )
4. kemudian rangkai kawat di atas sterefoam, lalu letakkan lilin di tengah-tengah kawat tersebut.
5. Nyalakan lilin tadi, lalu letakkan telur yang berisi air tadi diantara kawat tadi.
6. Tunggu sebetar, lihat apa yang terjadi pada telur kita !
  
                                    diliput oleh Harian Seputar Indonesia
Kesimpulan :
Setelah beberapa saat, Mesin Uap dari Telur Kita ( Perahu Boat ) akan berjalan. Hal ini disebabkan karena air yang mendidih di dalam cangkang telur tadi memberi tekanan akibat dari suhunya yang meninggkat karena dipanaskan. Seperti kita ketahui bahwa saat ini negara kita dan juga negara-negara berkembang lainnya sedang mengalami krisis bahan bakar fosil, yang menyebabkan harga bahan bakar fosil melonjak naik dan berdampak sangat buruk bagi perekonomian negara-negara berkembang seperti negara kita ini.
Saya bersama siswa-siswi dari SD Kuntum Cemerlang Bandung mencoba mencari energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil, guna membantu rakyat miskin, dengan menciptakan Mesin Uap dari Telur ini sebagai awal dari teknologi modern yang mungkin akan lebih maju lagi di masa yang akan datang. Bumi kita 3/4nya adalah air. Dan air sangat murah tidak perlu ongkos untuk mendapatkannya.
 
Terima Kasih

 
Guru Science SD
Christian Adi Wibowo Pale

Thank u super much buat anak-anak gw di SD Atisa Dipamkara angkatan 2007 (hehehehe, ga terasa sekarang kalian sudah SMU) terutama untuk Octavianti, Johan, Pavle, Kenedy, Rifqi, and many more .......... Sukses buat kalian nak!

Kamis, 25 November 2010

Menguji Kandungan Asam atau Basa dalam Makanan Sehari-hari.




Asam
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Apakah sifat asam, basa, dan garam itu? Coba deh perhatiin larutan pembersih porselin atau keramik. Apa yang terjadi jika larutan pembersih tersebut terkena lantai keramik? Nah setelah itu coba kamu simpulkan sifat-sifat asam!
Kamu sudah mengetahui jika asam merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya cuka, keju, dan buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air akan melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen. Tahukah kamu perbedaan antara ion, kation, dan anion? Ion adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation adalah ion yang bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion yang bermuatan listrik negatif. Sifat khas lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam, marmer, dan keramik. Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif. Contohnya, logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi (II) klorida (FeCl2).


Basa
Pernahkah kamu mencuci dengan deterjen atau sabun? Apa yang kamu rasakan pada tanganmu itu? Apakah licin dan terasa panas? Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin), selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian).
Jika kamu mencuci tangan dengan sabun, apa yang kamu rasakan pada tanganmu? Dalam keadaan murni, basa umumnya berupa kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa produk rumah tangga seperti deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen mengandung basa. Basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-). Oleh karena itu, semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH. Jika diketahui rumus kimia suatu basa, maka untuk memberi nama basa, cukup dengan menyebut nama logam dan diikuti kata hidroksida.


Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Bagaimanakah cara mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman? Kamu dapat mengenali asam dan basa dengan menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.




Christian Adi Wibowo Pale